LAPAGALA.COM | MAKASSAR — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar mengeluarkan peringatan dini cuaca berisiko banjir dan longsor di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) pada periode 17–19 Januari 2026.
Peringatan tersebut berdasarkan Informasi Prediksi Berbasis Dampak (IBF) Indonesia Flood & Landslide Early Warning System (InaFLEWS). BMKG mencatat, pada Jumat, 17 Januari 2026 pukul 09.15 WITA, berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.
Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi:
Kabupaten Takalar: Galesong Selatan, Galesong Utara, Galesong.
Kabupaten Gowa: Bajeng, Tinggimoncong, Parangloe, Bontomarannu, Palangga, Somba Opu, Tombolopao, Barombong, Pattalasang, Manuju, Parigi.
Kabupaten Bone: Bontocani, Lappariaja, Tellulimpoe.
Kabupaten Maros: Mallawa, Tanralili, Cenrana, Tompobulu, Moncongloe.
Kabupaten Barru: Soppeng Riaja, Mallusetasi, Pujananting, Balusu.
Kabupaten Soppeng: Marioriwawo, Lalabata.
Kota Makassar: Mariso, Mamajang, Makassar, Ujung Pandang, Wajo, Bontoala, Tallo, Ujung Tanah, Panakkukang, Tamalate, Biringkanaya, Manggala, Rappocini, Tamalanrea, dan sekitarnya.
BMKG menyebutkan potensi hujan lebat tersebut dapat meluas ke wilayah:
Kabupaten Takalar: Polombangkeng Utara.
Kabupaten Gowa: Bontonompo, Tompobullu, Bungaya, Bontolempangang, Bontonompo Selatan, Bajeng Barat.
Kabupaten Sinjai: Sinjai Barat.
Kabupaten Bone: Libureng.
Kabupaten Maros: Mandai, Camba, Bantimurung, Maros Baru, Bontoa, Marusu, Simbang, Lau, Turikale.
Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep): Balocci, Segeri, Mandalle, Tondong Tallasa.
Kabupaten Barru: Tanete Riaja, Tanete Rilau, Barru.
Kabupaten Soppeng: Marioriawa, Donri-Donri, dan sekitarnya.
BMKG memperkirakan kondisi ini masih akan berlangsung hingga pukul 12.00 WITA.
Adapun dampak banjir diprediksi terjadi pada 18 Januari 2026 di wilayah Maros, Makassar, dan Gowa, sementara pada 19 Januari 2026 berpotensi meluas ke Pangkep, Maros, Makassar, Gowa, dan Takalar.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya di daerah rawan banjir dan longsor, serta terus memantau informasi cuaca terbaru dari sumber resmi.


