Sidrap — IPMI Sidrap Cabang Maritengngae berkolaborasi dengan komunitas Gotong Royong serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) dalam penyelenggaraan Dialog Kebudayaan & Resopa Mallomo Fest sebagai ruang refleksi bersama untuk menjaga dan merawat warisan tradisi lokal di Kabupaten Sidenreng Rappang.
Kegiatan ini mengusung tema “Menjaga Warisan Tradisi sebagai Ruang Refleksi Nilai Lokal Sidenreng Rappang dari Perspektif Nene Mallomo”. Dialog kebudayaan tersebut menghadirkan sejumlah tokoh dan pemerhati budaya, serta diikuti oleh mahasiswa, pemuda, dan masyarakat umum.
Dialog Kebudayaan & Resopa Mallomo Fest turut dihadiri oleh Bupati Kabupaten Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, S.IP., M.M., akademisi, tokoh masyarakat, dan pegiat budaya. Kehadiran berbagai unsur ini menjadi penegasan dukungan terhadap upaya pelestarian nilai-nilai lokal sebagai bagian dari pembangunan daerah berbasis budaya.
Dalam dialog yang berlangsung, para narasumber menekankan bahwa ajaran dan keteladanan Nene Mallomo mengandung nilai-nilai universal seperti kejujuran, keadilan, kesederhanaan, serta keberanian dalam menegakkan kebenaran. Nilai-nilai tersebut dinilai masih relevan dan perlu terus dihidupkan di tengah dinamika sosial dan tantangan zaman.
Kolaborasi antara IPMI Sidrap Cabang Maritengngae, Gotong Royong, dan KKN Unhas menjadi wujud sinergi lintas elemen dalam menghidupkan ruang-ruang kebudayaan di tengah masyarakat. Keterlibatan mahasiswa dan pemuda diharapkan mampu memperkuat kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga identitas dan warisan budaya lokal.
Melalui kegiatan ini, penyelenggara berharap Dialog Kebudayaan & Resopa Mallomo Fest tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi dapat berlanjut sebagai ruang diskusi, edukasi, dan penguatan nilai-nilai budaya lokal di Kabupaten Sidenreng Rappang.



