LAPAGALA.COM, MAKASSAR — Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, menghadiri perayaan Hari Kelahiran Sri Baginda Kaisar Jepang yang diselenggarakan oleh Konsulat Jenderal Jepang di Four Points by Sheraton Makassar, Kamis (12/2/2026) malam.
Acara berlangsung khidmat dan meriah dengan suguhan kuliner khas Jepang serta penampilan seni budaya Negeri Sakura. Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Selatan dan Makassar, para alumni perguruan tinggi di Jepang, serta tokoh masyarakat lintas sektor.
Dalam sambutannya, Fatmawati menyampaikan ucapan selamat sekaligus penghormatan atas perayaan Hari Kelahiran Sri Baginda Kaisar Jepang. Ia menegaskan bahwa bagi bangsa Jepang, Kaisar merupakan simbol persatuan, keteladanan, dan kesinambungan nilai-nilai luhur yang diwariskan lintas generasi.
Fatmawati juga mengaitkan nilai tersebut dengan falsafah budaya Sulawesi Selatan, siri’ na pacce, yang menekankan pentingnya menjaga kehormatan dan solidaritas sosial. Menurutnya, penghormatan terhadap pemimpin tidak semata terkait jabatan, tetapi menyangkut marwah, wibawa, dan nilai kebangsaan.
Ia mengapresiasi Jepang sebagai bangsa yang mampu memadukan penghormatan terhadap tradisi dengan tata kelola pemerintahan modern yang disiplin, profesional, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat. “Hubungan Jepang dan Indonesia, termasuk dengan Sulawesi Selatan, tumbuh di atas fondasi saling menghormati dan kepercayaan. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berkomitmen menjaga kemitraan strategis itu melalui kerja nyata yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Konsuler Jepang di Makassar, Ohashi Koichi, mengajak seluruh tamu mendoakan kesehatan Sri Baginda Kaisar Jepang serta kemakmuran Jepang dan Indonesia. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan lintas sektor terhadap kerja-kerja Konsulat Jepang selama ini.
Ohashi mengungkapkan, saat ini tengah terjalin kerja sama antara Maniwa, Jepang, dan Kota Makassar dalam pengembangan pengelolaan sampah berbasis energi terbarukan guna mewujudkan kota rendah karbon (low carbon city). Kerja sama tersebut dinilai semakin relevan seiring komitmen kedua negara dalam mencapai target karbon netral.
Ia juga menyinggung proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diperkirakan terus meningkat hingga beberapa dekade ke depan, termasuk potensi bonus demografi hingga 2044. Menurutnya, generasi muda Indonesia dan Jepang memegang peran strategis dalam memperkuat kemitraan masa depan kedua negara.
Perayaan Hari Kelahiran Sri Baginda Kaisar Jepang di Makassar ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan diplomatik, budaya, dan kerja sama pembangunan antara Jepang dan Indonesia, khususnya dengan Provinsi Sulawesi Selatan, yang terus berkembang di berbagai sektor strategis.



