LAPAGALA.COM, SIDRAP – Sebanyak 750 santri dari Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqaa, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), dimatangkan melalui program Tadrib Dakwah Islamiah sebagai persiapan menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Kegiatan yang dimulai sejak 9 Februari 2026 itu menjadi agenda rutin tahunan pondok, yang digelar sekitar dua pekan sebelum Ramadan. Para santri mendapatkan pembekalan intensif terkait metode dan teknik penyampaian dakwah agar siap terjun langsung ke tengah masyarakat.

Koordinator Instruktur, Ahmad Junaid Ismail, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan membentuk kesiapan mental serta kemampuan komunikasi para santri.

“Di situlah santri-santri digembleng, diajarkan metode dakwah tentang bagaimana cara menyampaikan dakwah secara baik dan benar,” ujarnya saat ditemui di lokasi kegiatan, Kamis (19/2/2026).

Menurut Junaid, kegiatan tersebut melibatkan 750 santri sebagai peserta dengan dukungan ratusan panitia dan pembimbing. Para santri dijadwalkan dilepas secara resmi oleh pimpinan pondok pada Jumat, 20 Februari 2026, untuk kembali ke daerah masing-masing dan menjalankan tugas dakwah selama Ramadan.

“Insya Allah dilepas esok pada hari Jumat. Santri-santri akan kembali ke daerahnya masing-masing untuk melaksanakan apa yang telah dipelajari selama kurang lebih 10 hari, yaitu berdakwah di daerah masing-masing,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu santriwati, Aura Cahya Rustia, mengaku optimistis dengan persiapan yang telah dilakukan. Ia menyebut dukungan teman-teman serta para alumni sangat membantu dalam mematangkan materi ceramah.

“Alhamdulillah persiapan untuk ceramah selama bulan Ramadan berjalan maksimal, karena ada beberapa teman-teman yang ikut membantu dan juga alumni-alumni yang ikut menyukseskan sehingga berjalan lancar. Kendala saya rasa tidak ada,” ungkap Aura.

Ia berharap materi dakwah yang telah disiapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi dirinya sendiri.

“Rencananya bisa membawakan dua ceramah. Apapun temanya, semoga bisa diterapkan di masyarakat dan bermanfaat, terutama bagi masyarakat dan juga untuk saya sendiri,” pungkasnya.