Lapagala.com, Makassar — Federasi Serikat Pekerja Maritim Indonesia -Sulawesi-selatan Muh. Sanusi meminta agar kapolda sulsel memperhatikan mempertanyakan Jenazah-jenazah warga negara Asing yang meninggal akibat kecelakaan kerja di kabupaten Morowali -selawesi tengah yang dikremasi di Kota Makassar
Saat dikonfirmasi Sekertaris DPD FSPMI Sel-Sel yang akrab disapa pak Sanusi menjelaskan bahwa saya menyaksikan sendiri pada tanggal 5 Maret 2026 ada jenazah warga negara Asing yang di lakukan kremasi di tempat kremasi didaerah antang Jenazah tersebut dibawa oleh seseorang yang mengaku sebagai perwakilan dari perusahaan outsorcing (Perusahan Penyedia Tenaga kerja) dari PT.Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) pekerja tersebut meninggal akibat kecelakaan kerja dan perwakilan dari perusahaan outsorcing tersebut juga sudah beberapa kali mengantarkan jenazah WNA ke tempat kremasi tersebut kami meminta kepada Kapolda Sul-Sel untuk melakukan pendalaman terkait proses kremasi tersebut karena pada saat kami bertanya kepada penangung jawab yang membawa jenazah WNA tersebut dokumen yang dibawa yang di ketahui hanya paspor WNA dan surat Keterangan dari RSUD Morowali sedangkan menurut kami dokumen tersebut Tidak cukup hanya Paspor. Diperlukan Surat Kematianresmi, laporan kepolisian (karena kecelakaan kerja), izin dari kedutaan besar negara asal, serta dokumen dari Dinas Kesehatan dan otoritas pelabuhan/bandara jika jenazah dipindahkan antar wilayah.
Bahwa jika kapolda Sul-sel Bapak Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H. tidak mengindahkan hal ini kami akan mengagendakan konsolidasi besar-besaran menjelang Hari Buruh 1 Mei 2026, untuk menyikapi hal ini



