LAPAGALA.COM – PSM Makassar akan menghadapi laga krusial saat bertandang ke markas Arema FC pada pekan ke-32 BRI Super League 2026. Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (9/5/2026) pukul 15.30 WIB.
Tim berjuluk Pasukan Ramang datang dengan kondisi yang belum ideal akibat badai cedera yang menimpa sejumlah pemain pilar. Meski demikian, laga ini menjadi sangat penting bagi PSM untuk menjauh dari ancaman zona degradasi.
Karteker pelatih PSM, Ahmad Amiruddin, mengaku mewaspadai agresivitas lini depan Arema FC yang dinilai sangat produktif saat bermain di kandang.
“Dari analisa kami, semua pemain Arema berbahaya. Spesial di lini depannya mereka. Setiap kali Arema main di kandang, pemain depan ini kasih kontribusi lebih ke tim,” ujar Amiruddin dalam konferensi pers, Jumat (6/5/2026).
Perhatian khusus tertuju pada striker asal Brasil, Dalberto Luan, yang telah mencetak 15 gol musim ini dan masuk dalam lima besar pencetak gol terbanyak kompetisi.
Amiruddin menegaskan tiga pertandingan tersisa musim ini harus dianggap sebagai laga final. Ia meminta para pemain tampil habis-habisan demi memastikan PSM tetap bertahan di kompetisi kasta tertinggi musim depan.
“Tidak ada yang bisa menolong selain diri kita sendiri. Hasil dari pertandingan itu yang akan menolong kita. Jadi di tiga pertandingan ini anggap semua final,” katanya.
Sementara itu, gelandang PSM, Akbar Tanjung, mengakui timnya beberapa kali kehilangan fokus dalam pertandingan terakhir. Menurutnya, banyaknya pemain cedera membuat tim sulit tampil konsisten.
“Kita datang ke sini untuk berjuang, kita harus berjuang lebih keras daripada Arema. Yang jadi masalah adalah ketika latihan ada banyak pemain-pemain yang mengalami cedera,” ucap Akbar.
Saat ini PSM Makassar berada di posisi ke-13 klasemen sementara dengan koleksi 34 poin. Mereka unggul tujuh angka dari Persis Solo yang berada di batas akhir zona degradasi.


