LAPAGALA.COM, MAROS — Seorang remaja bernama Alama (14), warga Bossolo, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di area sungai wisata Bossolo, Kamis (28/5/2026).

Korban diduga terseret arus sungai saat berenang bersama rekannya sekitar pukul 14.20 Wita.

Satu korban lainnya bernama Fadil (10) berhasil diselamatkan oleh tim pengelola wisata yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maros, Nasrul, mengatakan kedua korban awalnya turun ke sungai tanpa pengawasan orang tua.

“Keduanya turun ke sungai di area yang sebenarnya tidak disarankan untuk aktivitas berenang tanpa pengawasan,” ujarnya kepada media, Kamis malam.

Nasrul menjelaskan, kedua korban sempat menyeberang ke tebing di sisi sungai sebelum akhirnya berusaha kembali ke arah semula.

Namun saat kembali menyeberang, keduanya diduga tidak mampu melawan derasnya arus sungai.

“Mereka kemudian terseret arus dan masuk ke area pusaran air dengan kedalaman sekitar empat meter,” katanya.

Sekitar pukul 14.23 Wita, Fadil berhasil diselamatkan oleh pengelola wisata setelah sempat tenggelam bersama Alama.

Berdasarkan keterangan Fadil, keduanya turun ke sungai bersama sebelum akhirnya terseret arus.

Setelah menerima laporan kejadian, pengelola wisata bersama warga langsung melakukan pencarian awal di sekitar lokasi.

Petugas juga memberikan imbauan kepada para pengunjung agar tidak mendekati area berbahaya di sekitar sungai.

Tim gabungan kemudian memasang jaring pengaman di sekitar aliran sungai guna membantu proses pencarian korban.

Selain itu, proses pencarian turut dibantu menggunakan alat berat berupa excavator untuk membuka aliran air di titik pusaran.

“Langkah tersebut dilakukan agar kedalaman air berkurang dan arus lebih mudah dikendalikan selama pencarian berlangsung,” tambah Nasrul.

Camat Tompobulu, Harmil Ilham, mengatakan pihaknya langsung turun memantau proses evakuasi bersama unsur terkait.

“Kami langsung berkoordinasi dengan pengelola wisata dan tim pencarian begitu mendapat informasi adanya korban tenggelam,” ujarnya.

Setelah dilakukan pencarian selama lebih dari satu jam, korban Alama akhirnya ditemukan sekitar pukul 15.30 Wita dalam kondisi meninggal dunia.

Korban ditemukan sekitar 50 meter dari titik awal kejadian sebelum kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.